Minggu, 29 Januari 2017

Serangan Udara AS di Yaman Tewaskan 30 Anggota Al-Qaeda dan Warga Sipil

Serangan Udara AS di Yaman Tewaskan 30 Anggota Al-Qaeda dan Warga Sipil
Serangan Udara AS di Yaman Tewaskan 30 Anggota Al-Qaeda dan Warga Sipil
Sebuah helikopter komando meluncurkan serangan di Yaman selatan pada waktu fajar. Serangan itu menewaskan sekitar 30 orang termasuk tersangka Al-Qaeda dan warga sipil.

Menurut para saksi, baku tembak yang terjadi di distrik Yakla provinsi al-Bayda itu menewaskan pemimpin senior cabang Al-Qaida di Yaman Abdulraoof al-Dhahab. Sejumlah milisi juga turut tewas dalam serangan itu.

Dikutip dari Reuters, Minggu (29/1/2017), petugas medis di tempat kejadian mengatakan 30 orang tewas termasuk 10 perempuan dan tiga anak-anak. Penduduk dan pejabat setempat serta kelompok Al-Qaeda mengatakan serangan tersebut dilakukan oleh Amerika Serikat (AS). Namun AS tidak segera mengakui operasi tersebut.

Jika dikonfirmasi, serangan itu akan menjadi yang pertama dilakukan militer AS di negara itu sejak pecahnya perang saudara dua tahun lalu. Ini juga akan menjadi operasi pertama dalam pemerintahan Presiden Donald Trump.

Dalam pesan di akun Telegram resminya, Al-Qaeda menyatakan berkabung atas tewasnya al-Dhahab. Mereka menyatakan al-Dhahab dan militan yang tewas lainnya "syahid", tanpa menyebutkan berapa banyak dari pejuangnya tewas.

"Operasi dimulai saat fajar ketika sebuah pesawat tanpa awak mengebom rumah Abdulraoof al-Dhahab dan kemudian helikopter terbang dan menerjukan pasukan terjun payung di rumahnya dan membunuh semua orang di dalam," kata seorang warga, yang berbicara tanpa menyebut nama.

"Selanjutnya, orang-orang bersenjata melepaskan tembakan ke tentara AS yang meninggalkan daerah, dan helikopter membom orang-orang bersenjata dan sejumlah rumah dan menyebabkan sejumlah besar korban," imbunya.

Seorang petugas keamanan Yaman dan seorang pejabat setempat menguatkan pernyataan itu.

0 komentar:

Posting Komentar