Sabtu, 29 April 2017

Belajar Tentang Agama Harus di Perdalam Sampai Intinya

Belajar Tentang Agama Harus di Perdalam Sampai Intinya
Belajar Tentang Agama Harus di Perdalam Sampai Intinya
Peristiwa Terkini - Indonesia wajib memiliki tameng untuk membendung propaganda radikalisme dan terorisme. Salah satunya memperdalam agama sampai ke intinya, agar tidak mudah terpengaruh radikalisme dan terorisme yang menggunakan agama sebagai kendaraan mereka.

Ketua Dewan Pakar Badan Pembina Rohani Mental Islam Nasional, Ridwan Muhammad Yusuf dalam acara peringatan Isra Mikraj di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Sentul, Bogor mengingatkan, ancaman radikalisme dan terorisme menjadi perhatian besar Indonesia. Menurutnya masih banyaknya sel-sel terorisme di Tanah Air dan kelompok radikal ISIS yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu target propaganda dan aksi mereka. 

"Kalau orang belajar sampai keintinya, tentu dia tidak akan melukai, menyalahkan, apalagi menyesatkan orang lain," ujar Ridwan dalam siaran pers dari BNPT yang diterima Okezoneinfo, Jumat (28/4/2017)

Dia mencontohkan filosofi kelapa, di mana sejak berupa kelapa sampai menjadi santan butuh proses dan pendalaman di tiap levelnya. Contoh itu, kata dia seharusnya bisa dipetik maknanya oleh setiap orang dalam mengukur tingkat atau level keagamaan masing-masing.

"Maka sudah semestinya orang Islam berkonsentrasi pendalaman aqidahnya atau pendalaman materi tentang hakikat hidup dan tentang Islam, agama yang dipeluknya," ucapnya. 

0 komentar:

Posting Komentar