Sabtu, 22 April 2017

Ribuan Muslim Bangladesh Demo Desak Patung Dihancurkan

Ribuan Muslim Bangladesh Demo Desak Patung Dihancurkan
Ribuan Muslim Bangladesh Demo Desak Patung Dihancurkan
Peristiwa Terkini - Ribuan muslim garis keras Bangladesh kemarin menggelar unjuk rasa menuntut patung kontroversial di gedung pengadilan dihancurkan atau dicopot.

Koran the Straits Times melaporkan, Jumat (21/4), patung 'Dewi Keadilan' yang menjadi simbol dari dunia peradilan itu dipasang di gedung pengadilan tertinggi Bangladesh. Kaum muslim garis keras menyebut patung yang merupakan dewi Yunani itu tidak pantas ada di gedung pengadilan Bangladesh.

Para pengunjuk rasa mendesak patung wanita dengan penutup mata sambil memegang timbangan itu dihancurkan dan diganti dengan Alquran. Meski Banglades mayoritas muslim namun konstitusi negara masih sekuler.

Para pendukung kelompok muslim garis keras menamakan diri Andolan Islami Bangladesh (IAB) itu berkumpul usai salat Jumat di luar masjid nasional Baitul Mukarram di Ibu Kota Dhaka. 

"Sekitar 10 ribu pendemo hadir dalam unjuk rasa ini. Keamanan diperketat di kawasan itu," ujar Kepala Polisi Rafiqul Islam kepada kantor berita AFP.

Juru bicara IAB Atiqur Rahman mengatakan mereka juga minta hakim agung Bangladesh dicopot dari jabatannya karena menunda-nunda mencopot patung itu.

Pekan lalu Perdana Menteri Sheikh Hasina mengatakan dalam rapat dengan para tokoh agama, dia juga tidak suka dengan patung itu. Kelompok garis keras jelas mendapat semacam dukungan dari Hasina.

Namun kelompok sekuler menuding pendapat Hasina itu sebagai bagian dari kampanye dia untuk pemilihan umum mendatang.

Pejabat pengadilan berkukuh patung itu adalah simbol keadilan.

Dalam beberapa tahun terakhir ketegangan antara kelompok garis keras dan sekuler kerap berujung pada pembunuhan sejumlah narablog ateis, kelompok minoritas, dan warga asing.

0 komentar:

Posting Komentar